BAZREZ'S 813 SOEKABUMI

Powered By Blogger

Rabu, 03 November 2010


You're Beautiful

Information

Genre: Comedy, Romance
Category: Korean Drama
Film Date: October, 2009
SINOPSIS
 

Princes Hours

Prince Hours (Goong S)
Kategori: Korea
Sutradara: Hwang In-roi
Penulis: In Eun-ah
Produksi: MBC
Durasi: 20 Episode @ 1 jam
Tgl. Rilis: 2007
Pemain: Se7en, Park Shin-Hye, Ha Jae-Young, Myeong Se-Bin, Kang Doo, Heo Yi-Jae,
   
Nilai: dari 314 pemilih
Tumbuh bersama seorang pria Jo Sang-ki dan hidup bahagia sebagai pengantar mie, Kang Hoo dan rekan-rekannya menghabiskan hari bersaing dengan kelompok pimpinan Bool-bam untuk memperebutkan teritori pelanggan.
Siapa sangka di suatu hari yang cerah, ia diserang oleh segerombolan orang dan nyaris saja diculik kalau saja Sang-ki tidak muncul. Dari sang paman, Kang Hoo akhirnya baru sadar kalau nama sebenarnya adalah Lee Hoo.
Rupanya, sang ibu adalah istri dari mendiang Raja terdahulu yang harus meninggalkan istana akibat terlibat skandal. Belum juga rasa terkejutnya surut, muncul utusan kerajaan yang meminta Lee Hoo menghadap Ratu untuk dijadikan sebagai calon pewaris tahta.
Kemunculan sang pangeran yang telah lama hilang keruan saja memancing reaksi keras dari kerabat kerajaan, terutama pangeran Hyo-jang yang bernafsu menjadikan putranya Lee Joon sebagai pengganti Ratu. Apalagi, sikap Lee Hoo sendiri jauh dari tingkah laku seorang bangsawan.
Serba kikuk didalam lingkungan baru, Lee Hoo terhibur oleh keberadaan salah seorang dayang Yang Soon-ae yang ternyata adalah bekas teman kecilnya. Sempat tidak percaya kalau pemuda itu adalah seorang pangeran, berbagai kejadian membuat Soon-ae serba-salah karena hubugannya di masa lalu dengan Lee Hoo.
Belakangan, keduanya terlibat dalam cinta segi empat. Lee Joon yang telah ditunangkan dengan putri perdana menteri bernama Shin Sae-ryeong jatuh cinta pada Soon-ae, dan Sae-ryeong yang merasa dicampakkan membalas dengan mendekati Lee Hoo. Sikap tulus sang pangeran pelan-pelan membuat gadis yang semula ambisius itu malah jadi benar-benar jatuh cinta.
Situasi semakin panas saat Lee Hoo dan Lee Joon dipertandingkan ke sejumlah kriteria yang disebut Ratu sebagai sifat dasar yang perlu diwarisi putra mahkota. Tentu saja, Hyo-jang tidak tinggal diam dan bersama orang kepercayaannya Shi-yeon berusaha memuluskan langkah putranya.
Puncaknya terjadi ketika Jo Sang-ki berhasil mendapatkan bukti-bukti keterlibatan Hyo-jang atas terusirnya mendiang ibu Lee Hoo dari istana. Berhasil ditipu ibunda Lee Joon, Sang-ki menyerahkan bukti yang didapat pada sang pangeran yang dikira adalah putranya.
Untungnya, Lee Joon berwatak ksatria. Ia malah menyerahkan bukti-bukti itu ke Lee Hoo dan menolak untuk mewarisi tahta meski telah dinobatkan sebagai pemenang dengan alasan dirinya telah berbuat curang. Sudah tentu hal itu memukul Hyo-jang, namun pria tamak itu akhirnya mendapatkan ketenangan setelah terkuak bahwa Lee Joon ternyata memang darah dagingnya.
Dengan dinobatkannya Lee Hoo sebagai putra mahkota, langkahnya untuk mempersunting Soon-ae yang berprofesi sebagai dayang semakin berat. Meski telah diingatkan untuk terus mempercayai sang kekasih, gadis itu akhirnya memutuskan untuk pergi ke luar negeri dan meninggalkan Lee Hoo dalam keadaan patah hati.
Akhir cerita sendiri berlangsung bahagia. Setelah tiga tahun, masing-masing tokoh kembali saling bertemu. Sae-ryeong menjadi seorang guru, Lee Joon menekuni profesi sebagai musisi, sementara Lee Hoo (yang telah menjadi putra mahkota) akhirnya bisa kembali bertemu dan meneruskan hubungannya dengan Soon-ae diiringi dengan restu para keluarga kerajaan.
Boleh jadi, inilah salah satu serial yang paling mengundang kontroversi di tahun 2007. Bagaimana tidak, Prince Hours sempat dianggap sebagai lanjutan dari Goong alias Princess Hours yang mampu melambungkan keempat pemeran utamanya Joo Ji-hoon, Yoon Eun-hye, Kim Jeong-hoon dan Song Ji-hyo.
Percekcokan antara sutradara Hwang In-roi sebagai wakil rumah produksi Group Eight dengan Eight Peaks (yang mengaku memegang hak cerita Princess Hours) membuat serial satu ini mulai merosot rating-nya. Apalagi, banyak yang menganggap bahwa selain cerita yang mirip, keempat pemeran barunya belum mampu menunjukkan akting yang kuat.
Yang menarik, di luar Korea sendiri dukungan terhadap serial yang punya nama lain Goong S ini malah cukup tinggi (termasuk di Indonesia). Tidak bisa dipungkiri, semua berkat Se7en alias Choi Dong-wook yang didapuk sebagai pemeran utama Lee Hoo.
Bila ditilik lebih lanjut, Prince Hours sendiri sebetulnya patut mendapat acungan jempol. Pasalnya, cerita yang dihadirkan relatif lebih cepat dari 'pendahulu'nya. Selain itu, akting ketiga bintang lainnya Hyeo Yi-jae, Kang Doo, dan terutama Park Shin-hye (yang telah dipercaya sebagai peran utama di Trees of Heaven) tidak mengecewakan.
Terlepas dari kontroversi yang hadir, Prince Hours juga menghadirkan sejumlah lagu tema yang memikat. Selain Miracle yang disuarakan oleh Howl (pelantun Perhaps Love alias Sarangeengayo di Princess Hours), Se7en juga ikut menyumbangkan suaranya yang khas di tembang Promise. Pokoknya, tidak lengkap deh kalau belum menyaksikan serial satu ini......

wonderful life

Wonderful Life

Kategori: Korea
Sutradara: Lee Chang-han, Jo Soo-won
Penulis: Jin Soo-wan
Produksi: MBC
Durasi: 16 Episode @ 1 jam
Tgl. Rilis: 2005
Pemain: Lee Ji-Hoon, Kim Jae-Won, Eugene, Han Eun-Jeong,
Nilai: dari 222 pemilih
Singapura menjadi saksi perjumpaan dua turis asal Korea Han Seung-wan dan Jeong Se-jin, yang sekaligus menjadi awal dari hubungan mereka di masa depan. Niat Seung-wan sendiri simpel, ia ingin memberi kejutan bagi kekasihnya yang berulang-tahun dan kebetulan berada disana Lee Chae-young.
Sementara untuk Se-jin, ia berencana untuk mengucapkan selamat tinggal bagi sang kekasih yang meninggal di Singapura. Pertemuannya dengan Seung-hwan dibuka dengan konflik terbuka, yang akhirnya malah membuat paspor keduanya secara tidak sengaja tertukar.
Berulang-kali bertemu, keduanya akhirnya bersahabat dan menghabiskan waktu bersama di Singapura. Sempat berupaya untuk menutupi belang Chae-young yang ternyata diam-diam menjalin hubungan dengan Min Do-hyeok, Se-jin yang mabuk berat menghabiskan malam yang romantis bersama Seung-hwan dan saat sadar keesokan harinya, mendapati kalau keduanya telah melakukan hubungan suami-istri.
Tanpa diketahui Seung-hwan, hubungan tersebut ternyata membuat Se-jin hamil dan melahirkan seorang putri yang diberi nama Han Shin-bi. Rahasia tersebut baru terbongkar dalam sebuah pesta yang digelar orang tua pemuda itu, dan hasilnya bisa ditebak : Seung-hwan langsung disidang dan dituntut untuk menikahi Se-jin.
Seung-hwan yang kebingungan, dan masih dipusingkan oleh kekasihnya Chae-young yang marah besar, akhirnya harus menerima nasib menjadi suami sekaligus ayah diusianya yang masih muda. Padahal, ketika itu ia masih menempuh pendidikan sebagai seorang calon pilot dan ego-nya masih sangat tinggi.
Bahkan, diam-diam ia kembali menjalin hubungan dengan Chae-young. Seung-hwan baru mulai kelabakan setelah bersama Se-jin, pindah ke sebuah tempat yang ternyata bersebelahan dengan Do-hyeok, senior di sekolah penerbangan yang dibencinya. Apalagi, belakangan Seung-hwan mulai jatuh cinta pada Se-jin dan cemburu melihat kedekatan sang istri dengan Do-hyeok.
Berbeda dengan serial bernuansa komedi romantis lainnya, Wonderful Life menunjukkan bahwa sepasang suami-istri dengan status MBA (married by accident) dan semula tidak saling mencintai satu sama lain ternyata bisa hidup dengan bahagia. Tidak cuma itu, serial ini juga mengajarkan pentingnya arti tanggung-jawab terhadap keluarga dan cara menekan ego pasangan demi hal yang lebih jauh lebih krusial : anak.
Untuk menampilkan dua karakter utamanya, pihak MBC secara jitu memilih Kim Jae-won dan Eugene yang sebelumnya lebih banyak tampil di segmen tokoh remaja. Selain itu, masih ada Lee Ji-hoon dan Han Eun-jeong, yang lagi-lagi mendapat peran sebagai wanita kedua setelah di Full House, sebagai pemeran pendukung.
Selain empat artis utamanya, tidak bisa disangkal kalau daya tarik Wonderful Life terletak pada sosok Jeong Da-bin cilik (memiliki nama yang sama dengan aktris Korea yang bunuh diri beberapa waktu lalu) yang aktingnya sebagai Shin-bi bisa membuat penonton tertawa lepas sekaligus meneteskan air mata.
Sesuai dengan judulnya yang menawarkan optimisme (dan kebahagiaan) dalam hidup berumah-tangga, Wonderful Life juga dilengkapi dengan lagu temanya yang bernuansa riang To Be With You yang dilantunkan oleh Park Chae-won.

my girl

My Girl
Kategori: Korea
Sutradara: Joon Ki-sang
Penulis: Han Jeong-eun, Hong Mi-ran
Produksi: SBS
Durasi: 16 Episode @ 1 jam
Tgl. Rilis: 2006
Pemain: Byeon Hee-bong, Lee Da-Hae, Lee Dong-Wook, Lee Joon-Gi, Park Shi-Yeon,
   
Nilai: dari 1007 pemilih
Hidup bersama seorang ayah yang pemabuk dan gila judi membuat Joo Yoo-rin tumbuh sebagai seorang gadis yang tahan banting, ulet serta lihai dalam melihat kesempatan. Berharap bisa memperbaiki hidupnya, siapa sangka kesempatan itu datang lewat sebuah 'kecelakaan' yang mempertemukannya dengan sosok pemuda bernama Seol Gong-chan.
Sempat jengkel, Gong-chan mendadak sadar kalau sosok Yoo-rin mirip dengan salah seorang sepupunya yang telah lama menghilang. Langsung teringat dengan sang kakek, pemuda itu langsung menawarkan uang dalam jumlah yang menggiurkan asalkan Yoo-rin mau berpura-pura sebagai sang sepupu. Tentu saja, gadis itu langsung setuju.
Begitu sampai di rumah keluarga Gong-chan, Yoo-rin akhirnya tahu apa yang membuat pemuda itu begitu ngotot menyewanya. Rupanya, sepupu Gong-chan adalah salah satu cucu favorit sang kakek, yang sebelum menghembuskan napas terakhir berharap bisa melihat gadis itu.
Terbiasa hidup di lingkungan keras dan kasar, bisa dibayangkan bagaimana sulitnya Yoo-rin menyesuaikan diri hidup di tengah keluarga Gong-chan yang penuh sopan-santun dan aturan. Repotnya, terjadi hal yang tidak dibayangkan sama sekali : dirinya dan Gong-chan mulai saling jatuh cinta.
Hubungan mereka mulai mendapat ujian setelah mantan kekasih Gong-chan yang adalah seorang petenis terkenal Kim Seo-hyeon kembali muncul dan bertekad untuk bisa mendapatkan pemuda itu lagi. Tidak cuma itu, Yoo-rin juga ternyata menjadi incaran Se Jeong-woo, seorang pemuda yang dikenal memiliki watak playboy.
Ditampilkan dengan gaya ringan dan didukung oleh muka-muka relatif baru di dunia pertelevisian, My Girl merupakan salah satu serial Korea paling populer di Korea pada tahun 2006 selain Princess Hours (meski ratingnya tidak berhasil menembus posisi puncak).
Nama-nama pemeran utamanya langsung melejit sebagai idola, sebut saja seperti Lee Dong-wook (pernah tampil di Loving You dan sejumlah serial lainnya), Lee Da-hae (pemeran Green Rose dan sempat menjadi tokoh antagonis di Sweet 18), Lee Joon-gi (sebelumnya telah melejit lebih dahulu lewat film King and the Clown), dan Park Shi-yeon (model yang lebih dikenal sebagai kekasih Eric Moon personil Shinhwa).
Saking populernya, serial ini sempat di'adaptasi' oleh sebuah sinetron Indonesia yang ternyata juga sukses secara rating. Pada tanggal 2 April 2007, My Girl mulai diputar oleh Indosiar setiap hari Senin-Jumat.

full House


AJA AJA FIGHTING!
full_house3.jpg
Inilah drama seri Korea yang “best seller” dengan tema cerita sederhana, namun dikemas dengan sangat memikat. Drama ini termasuk salah satu ikon Korea yang membuat banyak orang yang dulunya tidak menyukai Korea, akhirnya kepincut abis untuk terus menyaksikan drama Korea yang lain.
Dikisahkan tentang Li Yeong-jae, seorang aktor yang parlente dan tengah naik daun. Dalam perjalanannya ke Shanghai untuk pembuatan film terbarunya dengan artis lokal,ia dan Han Ji-eun (seorang gadis biasa yang cenderung naif) bertemu di pesawat. Han Ji-eun yang baru pertama kali naik pesawat dengan cuek bertanya ini itu bahkan memuntahkan makanan ke baju Yeong Jae. Dari sinilah “perjodohan” mereka sebenarnya telah dimulai.
Setelah Ji-eun pulang ke Korea, ia kaget karena rumahnya Full House yang dibangun almarhum ayahnya telah dijual oleh sepasang sahabat karibnya– yang merupakan satu-satunya sahabat yang dia punya. Lebih kaget lagi, karena yang membeli adalah Yeong Jae lewat perantara manajernya. Karena kasihan dengan Ji-eun yang telah yatim piatu dan sempat jatuh sakit, serta tidak punya siapa-siapa (karena temannya kabur entah ke mana), Li Yeong-jae menampung Ji-eun di rumahnya. Tapi ada syaratnya, Han Ji-eun harus mau bekerja sebagai pembantu — bersih-bersih dan memasak — karena Ji-eun juga harus membayar utangnya kepada Yeong-jae yang dipinjamkannya waktu di Shanghai.
Di sisi lain, Yeong-jae mencintai temannya semenjak kanak-kanak Hui-yuan yang juga menjadi desainer Yeong-jae. Namun ia bertepuk sebelah tangan, karena Hui-yuan justru mencintai seniornya Liu Mingge yang juga merupakan teman sepermainan Yeong-jae dan Hui-yuan sedari kecil.
Karena kesal cintanya ditolak, Yeong-jae melamar Ji-eun. Ji-eun yang tidak tahu apa-apa menolak mentah-mentah. Tapi ia luluh juga, karena ia diiming-imingi mendapatkan Full House. Ji-eun akhirnya setuju, karena perkawinan itu cuma kontrak 6 bulan, punya perjanjian tidak mencampuri kehidupan pribadi masing-masing, tidak ada kontak fisik, mendapatkan gaji sebagai istri, dan paling menggiurkan adalah mendapatkan Full House kembali. Perjanjian bisa batal– terutama hak mendapatkan Full House, jika membocorkan hal kawin kontrak ke pihak lain.
Sangat masuk akal, tinggal serumah, bertemu setiap hari,menumbuhkan benih-benih cinta di antara Li Yeong-jae dan Han Ji-eun. Meskipun pertemuan terbesar mereka adalah bertengkar, tidak mampu menghambat tumbuhnya benih cinta di antara keduanya. Bahkan Li Yeong-jae mencari-cari alasan untuk memperpanjang kontrak perkawinan menjadi 3 tahun.
Dalam perjalanannya, Han Ji-eun yang berprofesi sebagai penulis novel bertemu dengan Liu Mingge, orang kaya yang mempunyai perusahaan penerbitan. Bisa ditebak Liu Mingge yang sebelumnya acuh tak acuh dengan perempuan yang hanya mengejar-ngejarnya karena ketampanan dan kekayaannya, tergila-gila dengan Han Ji-eun yang polos.
Pertarungan pun dimulai. Liu Mingge yang geram melihat Li Yeong-jae yang sering menyia-nyiakan Ji-eun karena sibuk mengejar cinta Hui-yuan, berusaha menyenangkan dan selalu menjadi tempat curhat bagi Ji-eun. Li Yeong-jae pun dibakar api cemburu, meski di sisi lain tidak mau melepaskan Hui-yuan. Sedangkan Hui-yuan memanfaatkan Yeong-jae sebagai pelarian setelah cintanya ditolak Liu Mingge. Ia bertekad menghancurkan rumah tangga sahabat karibnya itu dan membawa kembali cinta Li Yeong-jae untuknya.
Meski sering bertengkar, berpisah dalam waktu lama dan “bercerai”, tidak membuat bara cinta antara Li Yeong-jae dan Han Ji-eun padam. Bahkan semakin menjadi-jadi. Cinta yang dipupuk oleh kebersamaan dan waktu itu membuat mereka akhirnya dipersatukan dalam mahligai rumah tangga yang seutuhnya dan sesungguhnya.
Para pemain Full House :
full-house2l.jpg
Rain Bi berperan sebagai Li Yeong-jae.
Li Yeong-jae digambarkan sebagai seorang aktor yang populer, dipuja banyak gadis, namun mempunyai kepribadian yang masih labil, bahkan cenderung masih kekanak-kanakan. Ini terlihat dari cara ia memperlakukan Han Ji-eun istrinya yang sering diperlakukan dengan tidak adil. Namun kekuatan cinta mengajarkannya untuk bisa berkorban dengan cara menjauh dan meninggalkan Ji-eun dengan tujuan istrinya tak bakal menderita lagi karenanya.
Song Hye-Gyo sebagai Han Ji-eun
Berperan sebagai gadis biasa yang cenderung naif,polos, jujur dan apa adanya. Meski sering dikatakan bodoh (burung bodoh) dan tidak mempunyai bakat dalam menulis oleh Yeong-jae, ia tidak pernah putus asa. Dengan bimbingan Liu Mingge, akhirnya ia bisa menjadi penulis novel sekaligus penulis skenario film yang laris dan berbakat. Dalam hati dan pikirannya ia tetap setia menyimpan cintanya rapat-rapat hanya untuk Yeong-jae, meski ada tawaran cinta tulus dari Liu Mingge.
Kim Sung-soo sebagai Liu Mingge
Dalam film ini ia berperan sebagai anak konglomerat yang kesepian jauh dari sanak saudara dan orang tua yang sibuk berbisnis di luar negeri. Ia mapan dan dikejar-kejar banyak wanita, tak terkecuali Hui-yuan yang hanya dianggap adik oleh Mingge. Sifat playboy-nya mendadak hilang setelah bertemu dengan Ji-eun yang tak peduli dangan kekayaan dan ketampanannya. Ji-eun tulus bersimpati untuk berteman dengan Liu Mingge, bahkan menemani Mingge saat ia berulang-tahun.
Han Eun-jung sebagai
Kurang lebih sama dengan karekter Liu Mingge, Hui-yuan adalah anak orang kaya yang juga kesepian. Kesibukannya sehari-hari adalah mengelola butik miliknya dan konsultan designer bagi Yeong-jae. Semula ia mencintai Liu Mingge yang suka melindunginya sewaktu kecil dari gangguan bocah laki-laki lain. Tapi karena ditolak, ia berbalik mengejar Yeong-jae yang kemudian disadarinya sebagai pelindung sejatinya. Ia tidak mau melepaskan Yeong-jae, meski tahu sahabatnya itu sudah menikah. Bahkan ia menantang Ji-eun untuk memenangkan cinta Yeong-jae